Minggu, 04 November 2012


0

NASI GURIH CAMPUR
BAHAN:
300 gr beras, dicuci bersih
600 ml air kaldu ayam
2 siung bawang putih, di cincang halus
2 cm jahe, dimemarkan
1 buah paha ayam fillet, dipotong kotak
1 ¼ sendok teh garam
¼ sendok teh merica bubuk
2 sendok makan minyak wijen. Untuk menumis
CARA MEMBUAT:
1.       Panaskan minyak wijen, masukkan bawang putih & jahe. Tumis hingga harum.
2.       Masukkan beras, aduk rata.
3.       Tuang air kaldu ayam, aduk rata.
4.       Tambahkan ayam, brokoli, garam & merica bubuk, aduk hingga menyebar, angkat.
5.       Tuang kedalam rice cooker. Tutup dan biarkan sampai matang. Sajikan .
( UNTUK 5 PORSI )

Sumber: KOMPAS “ 9/10/2011”

0

Gemuk belum tentu sehat

Hampir  setiap orang tua selalu berusaha agar anaknya gemuk, yg  masih dianggap identik sbg anak sehat & menyenangkan. Yg  jadi masalah, ketika kegemukan kian tak terkendali. Saatnya utk menanyakan kembali, benarkah si kecil sehat dan perkembangannya tak terganggu?
          Nyatanya, anak yg mengalami gemuk berlebihan /obesitas tak lepas dari intaian berbagai risiko kesehatan.
Diantaranya asma, perlemakan hati, gangguan jantung & pembuluh darah, diabetes serta gangguan tidur yg ditandai dg mendengkur saat tidur.
Read more: KOMPAS KLASIKA “4/12/2011

Kamis, 18 Oktober 2012


Sebuah renungan hati

0


Un arbre c’est vert
Tous les arbres sout verts
On a tellement vu d’arbres verts
Que I’on a oublie qu’il existe
Aussides arbres roses
Mais si Tous les arbres etaient roses
Je vous aimais parle d’un arbre vert
Le monde est beau
Pohon itu hijau
Pepohonan itu hijau
Kita selalu sering melihat pohon hijau
Sehingga kita sering lupa bahwa
Ada pula pohon merah
Tetapi bila semua pohon berwarna merah
Aku akan senang berkisah padamu
Tentang pohon yang hijau
Betapa indahnya dunia
Kenzo Takada

Pandanglah  dirimu  sendiri
Kau sesungguhnya luhur
Renungkanlah ,  coba pikirkan dari mana datangmu
 Dan mengapa engkau dalam  penjara ini sekarang
Jadilah penentang berhala bagai Ibrahim yang berani
Ada maksud engkau dicipta berupa itu
Sungguh malu andai kau terlantarkan  maksudpenciptaanmu....
Nashir I-Khusran